Reseprakyat.com – Alat dapur listrik paling boros adalah oven listrik, kompor listrik induksi besar, dan water heater dapur. Ketiganya memiliki daya tinggi (1.500–3.500 watt) dan sering digunakan dalam durasi lama, sehingga konsumsi listrik bulanannya bisa jauh lebih mahal dibanding air fryer atau rice cooker.
Banyak orang menyalahkan air fryer ketika tagihan listrik naik. Itu keliru arah. Faktanya, ada beberapa alat dapur listrik yang diam-diam jauh lebih boros, tapi jarang disadari karena dianggap “alat wajib” atau “sekali-sekali saja”.
Masalahnya bukan pada satu alat, tapi kombinasi watt besar + durasi lama + kebiasaan salah. Artikel ini akan membongkar alat dapur listrik paling boros, lengkap dengan data watt, estimasi biaya bulanan, dan alternatif yang lebih hemat.
Jika Anda ingin menekan tagihan listrik tanpa berhenti masak, artikel ini wajib dibaca sampai akhir.
Baca : Air Fryer
Alat Dapur Listrik yang Paling Boros : Nomor 1 Sering Dipakai Tanpa Sadar
Penyebab Alat Dapur Listrik Menjadi Boros
Sebelum menyebutkan daftarnya, pahami dulu akar masalahnya:
- Watt besar (>1.500 W)
- Dipakai lama (lebih dari 30 menit)
- Sering dinyalakan ulang
- Dipakai bersamaan alat lain
- Tidak ada pengaturan otomatis
Kalau satu alat memenuhi 3–4 poin di atas → pasti boros.
🔥 Daftar Alat Dapur Listrik yang Paling Boros
1️⃣ Oven Listrik (JUARA PALING BOROS)
- Daya: 2.000–3.500 watt
- Waktu pakai: 30–90 menit
- Konsumsi: sangat tinggi
Estimasi Biaya
Contoh oven 2.500 watt, 1 jam:
2,5 kW × 1 jam = 2,5 kWh
Biaya ≈ Rp3.600 / sekali pakai
Dipakai 10x sebulan → ±Rp36.000
Dipakai rutin → bisa ratusan ribu per bulan
⚠️ Inilah alat yang sering disalahkan ke air fryer, padahal pelakunya oven.
👉 Alternatif: air fryer watt rendah
(Baca: Rekomendasi Air Fryer Watt Rendah untuk Listrik 900 VA)
2️⃣ Kompor Listrik Induksi Besar
- Daya: 1.800–2.200 watt
- Dipakai lama (masak harian)
Masalahnya:
- Api besar = watt maksimal terus
- Banyak pengguna tidak menurunkan level panas
Biaya bulanan bisa lebih mahal dari gas LPG jika tidak dikontrol.
3️⃣ Water Heater Dapur (Air Panas)
- Daya: 1.500–3.500 watt
- Konsumsi spike tinggi
Digunakan sebentar, tapi:
- Pemanasan instan
- Lonjakan daya besar
Sering bikin:
- MCB turun
- Tegangan drop
4️⃣ Microwave Non-Inverter
- Daya input: 1.200–1.600 watt
- Efisiensi rendah
Microwave lama:
- Panas tidak stabil
- Waktu jadi lebih lama
→ boros total kWh
5️⃣ Rice Cooker Mode Warm 24 Jam
Ini silent killer.
- Daya warm: 60–80 watt
- Tapi nyala 24 jam nonstop
Per bulan:
70 watt × 24 jam × 30 hari ≈ 50 kWh
≈ Rp72.000/bulan
Lebih mahal dari air fryer dipakai wajar.
Baca : Alat Dapur Hemat Listrik
Perbandingan Konsumsi Listrik (Ringkas)
| Alat | Watt | Risiko Boros |
|---|---|---|
| Oven listrik | 2.000–3.500 | 🔴 Sangat tinggi |
| Kompor induksi | 1.800–2.200 | 🔴 Tinggi |
| Water heater | 1.500–3.500 | 🔴 Tinggi |
| Microwave lama | 1.200–1.600 | 🟠 Sedang |
| Rice cooker warm | 60–80 | 🟠 Akumulatif |
| Air fryer low watt | 800–1.000 | 🟢 Rendah |
Kenapa Air Fryer Sering Disalahkan?
Karena:
- Watt terlihat besar
- Bentuk “menyeramkan”
- Masih tergolong alat baru
Padahal secara biaya per masak, air fryer lebih hemat dibanding oven dan kompor listrik besar.
👉 Artikel pendukung:
Air Fryer Boros Listrik? Ini Jawaban Jujurnya (artikel utama)
Tips Menghindari Alat Dapur Boros Listrik
1️⃣ Prioritaskan Durasi Singkat
Watt besar + durasi lama = musibah.
2️⃣ Hindari Mode “Nyala Terus”
Warm rice cooker, oven standby, heater auto.
3️⃣ Gunakan Alat Sesuai Fungsi
Masak cepat → air fryer
Masak lama → gas lebih efisien
4️⃣ Jangan Nyalakan Bersamaan
Ini penyebab utama:
- Jeglek
- Drop tegangan
- Kabel panas
FAQ Panjang
1. Alat dapur apa yang paling bikin tagihan melonjak?
Oven listrik dan kompor induksi besar.
2. Air fryer lebih boros dari oven?
Tidak. Air fryer jauh lebih hemat.
3. Rice cooker kecil kok bisa boros?
Karena nyala terus 24 jam.
4. Microwave aman atau boros?
Tergantung tipe. Inverter lebih hemat.
5. Rumah 900 VA sebaiknya hindari apa?
Oven listrik & water heater instan.
Baca : Resep Praktis
Kesimpulan
Jika tujuan Anda hemat listrik, maka:
- Hentikan kebiasaan pakai oven listrik tanpa kontrol
- Waspadai kompor induksi besar
- Jangan remehkan alat “kecil tapi nyala terus”
Air fryer bukan musuh.
Musuh sebenarnya adalah alat watt besar + durasi panjang + kebiasaan salah.
Gunakan alat sesuai fungsi dan daya rumah, maka tagihan bisa dikendalikan tanpa mengorbankan kenyamanan dapur.

